Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Bali siap mendukung penuh program pengamanan yang dilakukan Polri karena berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kakorlantas yang datang langsung melakukan audiensi terkait Operasi Ketupat, kegiatan Kemala Run, dan pengamanan Hari Raya Nyepi,” kata Koster.
Menurutnya, isu yang sempat beredar di media sosial mengenai potensi benturan antara Nyepi dan Idulfitri sebenarnya tidak tepat.
“Nyepi jatuh pada 19 Maret, kemudian Ngembak Geni pada 20 Maret pagi. Sore harinya baru malam takbiran, karena Idulfitri diperkirakan 21 Maret. Jadi sebenarnya tidak beririsan,” jelasnya.
Agenda Kemala Run dan Sinergi Keamanan
Selain membahas pengamanan mudik, audiensi tersebut juga membicarakan rencana penyelenggaraan Kemala Run di Bali yang diperkirakan akan diikuti sekitar 15 ribu peserta.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan memperbaiki akses jalan menuju lokasi acara.


