KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengejutkan bagi pekerja berpenghasilan rendah dan guru honorer bahwa program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tidak akan dilanjutkan tahun depan. Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan hingga saat ini belum ada arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait penyaluran BSU tahap II.
“Sayangnya, enggak ada BSU tahap II,” ujar Yassierli dalam konferensi pers di Gedung Kemnaker, Jakarta, Senin (13/10).
Sebelumnya, pemerintah telah menyalurkan BSU sebesar Rp600 ribu kepada pekerja untuk periode Juni dan Juli 2025. Bantuan ini diberikan untuk menjaga daya beli masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya kelompok pekerja dan guru honorer.
Yassierli juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial soal pencairan BSU bulan Oktober tidak benar.
“Saya lihat ada postingan di media, cek BSU bulan Oktober, tapi sampai sekarang belum ada. Jadi, bisa diasumsikan memang tidak ada,” jelasnya.
Dengan keputusan ini, BSU tahun 2025 hanya dicairkan sekali, yakni pada Juni dan Juli, tanpa rencana lanjutan hingga sekarang. Para pekerja diimbau tidak mudah percaya informasi hoaks soal BSU tahap berikutnya. (*)

