KITAINDONESIASATU.COM – Juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya Iran, Letkol Ebrahim Zolfaghari, melontarkan pernyataan pedas kepada pemerintahan AS, Rabu (25/3/2026). Ia mengejek klaim Presiden Donald Trump yang menyebut Tehran ingin berunding untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah.
“Apakah tingkat konflik batin Anda sudah sedemikian rupa sehingga Anda bernegosiasi dengan diri sendiri?” sindir Zolfaghari dalam pernyataan resmi yang ditayangkan televisi negara Iran sebagaimana dilansir TasnimNews.
Pernyataan ini muncul setelah Washington dikabarkan mengirimkan draf rencana gencatan senjata 15 poin kepada Tehran melalui perantara Pakistan. Namun, pihak Iran menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung.
Zolfaghari juga meruntuhkan narasi “kekuatan strategis” yang dibanggakan AS.
“Kekuatan strategis yang Anda banggakan kini berubah menjadi kegagalan strategis. Negara adidaya yang mengklaim diri seharusnya sudah bisa keluar dari kekacauan ini jika mampu,” tegasnya.
Dalam pesan yang ditujukan langsung kepada pemimpin AS, ia menyatakan: “Kata pertama dan terakhir kami tetap sama: orang seperti kami tidak akan pernah berdamai dengan orang seperti Anda. Tidak sekarang, dan tidak pernah”.
Konteks pernyataan ini adalah eskalasi konflik bersenjata yang dimulai 28 Februari 2026, ketika AS dan Israel melancarkan serangan udara mendadak ke berbagai lokasi di Iran.

