KITAINDONESIASATU.COM – Yogyakarta sebentar lagi akan memiliki ikon baru yang megah: Jembatan Pandansimo. Proyek infrastruktur senilai sekitar Rp800 miliar ini tidak hanya akan menjadi jembatan terpanjang di DIY, tapi juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian di wilayah selatan.
Jembatan yang membentang di atas Sungai Progo ini menghubungkan Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, dengan Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo. Dengan panjang mencapai 1,9 kilometer, Jembatan Pandansimo akan menjadi bagian vital dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan wilayah pesisir selatan Jawa.
Pembangunan jembatan ini telah menarik perhatian karena desainnya yang unik, dilengkapi dengan ornamen gunungan bermotif batik Yogyakarta yang menawan.
Selain itu, jembatan ini juga dirancang dengan teknologi tahan gempa, menjamin keamanan dan ketahanan struktur dalam jangka panjang. Keberadaan Jembatan Pandansimo diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, memperlancar distribusi logistik, dan membuka potensi wisata baru di kawasan pesisir selatan Yogyakarta.
