Berita Utama

Jelang Ramadan, Pasar Tanah Abang Diserbu Ribuan Warga yang Berburu Baju Lebaran

×

Jelang Ramadan, Pasar Tanah Abang Diserbu Ribuan Warga yang Berburu Baju Lebaran

Sebarkan artikel ini
abang
Pasar Tanah Abang ramai dikunjungi warga jelang bulan puasa Ramadan. (TIYO/Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Suasana Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, terpantau padat merayap pada Selasa, 17 Februari 2026. Meski bulan suci Ramadan baru akan tiba dalam hitungan minggu, ribuan warga dari berbagai daerah mulai memadati pusat grosir terbesar di Asia Tenggara tersebut untuk berburu pakaian Lebaran lebih awal.

Kepadatan terlihat mulai dari Blok A hingga Blok B, di mana lorong-lorong pasar penuh sesak oleh pembeli yang mencari tren busana muslim terbaru.

Fenty, warga Tangerang, mengaku sengaja belanja kebutuhan baju Lebaran pada liburan Tahun Baru Imlek 2026 ini karena ingin menghindari keramaian saat puasa. “Kalau sudah masuk puasa nggak enak belanja. Pasti ramai dan bisa membatalkan puasa,” katanya.

Baca Juga  Niat Puasa Ayyamul Bidh Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

Ibu dua anak ini sengaja mengajak suami untuk belanja baju Lebaran untuk keluarganya, termasuk kerabat yang ada di kampung. “Setahun sekali adik dan ponakan di kampung, kami belikan baju Lebaran. Harganya juga belum terlalu mahal kalau belanja sekarang,” tandasnya.

Lonjakan pengunjung ini dipicu oleh keinginan masyarakat untuk menghindari kenaikan harga dan kepadatan yang lebih ekstrem saat memasuki bulan puasa nanti. Tren baju Lebaran tahun 2026 didominasi oleh motif etnik modern dengan warna-warna bumi (earth tone) yang elegan.

Para pedagang melaporkan peningkatan omzet hingga 60% dibandingkan pekan sebelumnya. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp150.000 untuk gamis satuan hingga jutaan rupiah untuk pembelian grosir.

Baca Juga  Tips Agar Perut Buncit Bisa Kempes saat Puasa Ramadhan, dr. Zaidul Akbar: Hindari Tiga Jenis Makanan Ini!

Pihak pengelola pasar bersama aparat kepolisian telah menyiagakan personel tambahan guna mengatur arus lalu lintas di sekitar kawasan Tanah Abang yang sempat mengalami kemacetan parah. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan menjaga protokol kenyamanan di tengah kerumunan.

Fenomena ini membuktikan bahwa tradisi belanja baju baru tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari antusiasme masyarakat Indonesia menyambut hari kemenangan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *