Jakarta, 4 Juli 2025 – Istri Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, yakni Tina Astari, menuai kritik pedas dari publik setelah beredar kabar dugaan permintaan fasilitas negara untuk perjalanan tur ke Eropa. Permintaan ini menjadi sorotan lantaran Tina Astari tidak memiliki jabatan resmi sebagai pejabat negara.
Kabar ini mencuat setelah sebuah surat yang diduga berasal dari Kementerian UMKM bernomor B-466/SK.UMKM/PR.01/2025 tertanggal 25 Juni 2025 beredar luas di media sosial. Surat tersebut, yang ditujukan kepada pihak terkait, berisi permohonan fasilitas dan dukungan untuk perjalanan Tina Astari ke beberapa negara Eropa dalam rangka “Misi Budaya”.
Dalam surat yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Kementerian UMKM Arif Rahman Hakim disebutkan kunjungan tersebut berlangsung dari 30 Juni – 14 Juli 2025. Negara yang dituju adalah Turki, Bulgaria, Belanda, Belgia, Prancis, Swiss dan Italia.
Dalam suratnya Kementerian UMKM meminta agar pihak di kedutaan besar memberi dukungan dan pendampingan penuh selama perjalanan Tina Astari dan rombongan. Namun, insiden ini telah memicu perdebatan sengit di kalangan masyarakat dan pengamat kebijakan publik.
Banyak yang menyayangkan jika fasilitas negara disalahgunakan untuk kepentingan pribadi atau keluarga pejabat, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi anggaran. Selain itu kegiatan ‘Misi Budaya’ itu tidak dijelaskan bentuk aktifitas maupun dampaknya bagi UMKM.
Insiden ini kembali menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam penggunaan anggaran negara, serta etika pejabat publik dan keluarganya dalam memanfaatkan fasilitas yang melekat pada jabatan.

