Berita Utama

Israel Bunuh Lima Jurnalis di Gaza, Dunia Mengecam

×

Israel Bunuh Lima Jurnalis di Gaza, Dunia Mengecam

Sebarkan artikel ini
israle
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Israel tetap melakukan serang ke Gaza meski mendapat kecaman dari penjuru dunia. Terakhir, beberapa sumber berita melaporkan bahwa pada 10 Agustus 2025, serangan Israel di Gaza menewaskan lima jurnalis yang bekerja untuk Al Jazeera. Mereka adalah koresponden Anas Al-Sharif dan Mohammed Qreiqeh, serta juru kamera Ibrahim Zaher dan Mohammed Noufal. Seorang korban kelima tidak dapat diidentifikasi.

Menurut laporan, para jurnalis tersebut tewas setelah tenda mereka di depan Rumah Sakit Al-Shifa di Kota Gaza diserang. Al Jazeera dan beberapa organisasi pers, seperti Committee to Protect Journalists (CPJ), mengutuk serangan tersebut dan menilainya sebagai pembunuhan yang ditargetkan.

Militer Israel (IDF) dalam pernyataannya mengklaim bahwa Anas Al-Sharif adalah kepala sel teroris di Hamas dan bertanggung jawab atas serangan roket. Namun, klaim ini dibantah oleh Al Jazeera, CPJ, dan pelapor khusus PBB, yang menyatakan tidak ada bukti kredibel yang mendukung tuduhan Israel.

Insiden ini menambah jumlah jurnalis yang tewas dalam konflik Israel-Gaza. Kantor media pemerintah Gaza yang dikelola Hamas melaporkan bahwa 238 jurnalis telah tewas sejak dimulainya perang pada 7 Oktober 2023. Sementara itu, CPJ mencatat sedikitnya 186 jurnalis telah tewas dalam konflik tersebut.

Terkait serangan terhadap para jurnalis ini, dunia dan Uni Eropa yang beranggota 27 negara mengecam aksi Israel. Mereka mendesak agar Israel menghentikan serangan ke Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *