Namun, jika retorika keras terus berlanjut, risiko miscalculation atau salah perhitungan di lapangan bisa memicu eskalasi yang tidak diinginkan.
Sementara itu, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, terus memantau perkembangan situasi dan menghimbau seluruh pihak untuk menahan diri serta mengutamakan penyelesaian secara damai.
Warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah juga diimbau untuk selalu waspada, mengikuti perkembangan informasi resmi, dan mencatat kontak darurat KBRI terdekat.***

