KITAINDONESIASATU.COM – Timur Tengah kembali memanas. Klaim korban AS Iran 2026 mencuat usai juru bicara Markas Khatam al-Anbia ungkap angka “lebih dari 200 prajurit AS tewas atau terluka”.
Angka ini disampaikan dalam konteks Operasi True Promise 4 Iran, serangan balasan terhadap pangkalan AS di kawasan setelah eskalasi akhir Februari.
Serangan balasan Iran AS disebut menargetkan Armada ke-5, Pangkalan Udara Al Dhafra, dan kapal tanker di Teluk Persia.
Namun, verifikasi klaim korban militer AS di Timur Tengah oleh sumber independen menunjukkan perbedaan signifikan. CENTCOM hanya konfirmasi 6 prajurit AS tewas, ~18 luka serius.
Klaim korban AS Iran 2026 juga bervariasi: dari 200, 500, hingga 650+ dalam pernyataan berbeda pejabat Iran.
Operasi True Promise 4 Iran melibatkan rudal balistik dan drone yang menyasar fasilitas AS di beberapa negara Teluk.
Serangan balasan Iran AS ini dipicu kampanye militer AS-Israel yang menewaskan pejabat senior Iran, termasuk klaim pembunuhan pemimpin tertinggi.

