KITAINDONESIASATU.COM – Ketegangan di Timur Tengah kembali memuncak setelah Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan pengerahan rudal balistik terbaru mereka, Khorramshahr-4. Dalam pernyataan resminya, petinggi IRGC mengeluarkan peringatan keras bahwa mereka siap meratakan kota Tel Aviv dan Haifa jika Israel berani melakukan serangan terhadap kedaulatan wilayah Republik Islam Iran.
Rudal Khorramshahr-4, yang juga dikenal dengan nama “Kheibar”, merupakan salah satu alutsista paling canggih dalam inventaris militer Iran. Rudal ini diklaim memiliki jangkauan hingga 2.000 kilometer dengan hulu ledak seberat 1.500 kilogram.
Teknologi terbaru yang disematkan memungkinkan rudal ini melakukan manuver di luar atmosfer, sehingga sangat sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara konvensional seperti Iron Dome milik Israel.
Pengerahan ini disebut sebagai pesan deteren yang nyata terhadap eskalasi militer di kawasan. Juru bicara militer Iran menegaskan bahwa setiap kesalahan perhitungan strategis dari pihak lawan akan dibalas dengan kehancuran total di pusat-pusat ekonomi dan pangkalan militer utama.
Langkah ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya konfrontasi langsung yang lebih luas, di tengah upaya diplomasi internasional yang terus berjalan untuk meredam konflik di jalur Gaza dan Lebanon.(*)

