KITAINDONESIASATU.COM – Situasi mencekam pecah di Timur Tengah. Iran kembali melancarkan gelombang serangan rudal ke Israel pada Kamis (26/3) dini hari, memicu kepanikan massal setelah sirene peringatan serangan udara meraung di berbagai wilayah penting.
Menurut laporan media setempat, rudal-rudal diluncurkan dan terdeteksi mengarah ke wilayah tengah Israel hingga Yerusalem. Dalam hitungan menit, sistem peringatan langsung diaktifkan, membuat warga berlarian mencari perlindungan.
Tak hanya di pusat kota, suara sirene juga menggema hingga wilayah utara, termasuk kawasan Dataran Tinggi Golan dan sejumlah komunitas di Galilea. Ketegangan meningkat drastis saat ledakan keras dilaporkan terdengar di wilayah Sharon.
Yang lebih mengejutkan, serangan kali ini disebut melibatkan rudal klaster—jenis senjata yang dikenal memiliki daya hancur luas. Dampaknya pun langsung terasa: sejumlah warga dilaporkan terluka, sementara sebuah bangunan di wilayah tengah Israel mengalami kerusakan akibat hantaman proyektil.
Konflik panas ini merupakan lanjutan dari eskalasi besar sejak serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut memicu korban besar, bahkan dikabarkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk tokoh penting Iran, Ali Khamenei.
Tak tinggal diam, Teheran membalas dengan menggempur target-target strategis, tak hanya di Israel, tetapi juga negara-negara lain yang terkait dengan kepentingan militer AS. (Sumber: Anadolu)

