KITAINDONESIASATU.COM – Jepang kembali mengguncang dunia teknologi dengan pencapaian luar biasa di bidang internet berkecepatan ultra-tinggi.
Menurut informasi dikutip dari Al Arabiya, tim peneliti dari National Institute of Information and Communications Technology (NICT) Jepang berhasil mencatat kecepatan transmisi data mencapai 1,53 petabit per detik (Pbps)—setara dengan 191.250 gigabyte per detik—melalui serat optik sepanjang 1.860 kilometer.
Untuk konteks, kecepatan ini lebih dari 4 juta kali lipat dibandingkan rata-rata kecepatan internet rumahan di Amerika Serikat, yang menurut laporan Speedtest Global Index (Mei 2024) hanya sekitar 199 Mbps. Artinya, Anda bisa mengunduh seluruh koleksi film Netflix (sekitar 500 TB) dalam waktu kurang dari satu detik.
Rahasia di balik terobosan ini terletak pada inovasi serat optik multi-inti (multi-core fiber).
Berbeda dengan kabel konvensional yang hanya memiliki satu inti, kabel baru ini mengintegrasikan 19 inti optik dalam satu serat berdiameter hanya 0,125 milimeter—lebih tipis dari rambut manusia.
Teknologi ini memungkinkan cahaya membawa data melalui jalur paralel tanpa interferensi, meminimalkan kehilangan sinyal bahkan pada jarak ribuan kilometer.
Yang lebih mengesankan: sistem ini kompatibel dengan infrastruktur jaringan eksisting, sehingga operator tidak perlu membangun ulang jaringan dari nol—menghemat miliaran dolar dalam biaya implementasi.
