KITAINDONESIASATU.COM – Intelijen AS ungkap Iran tak bangkitkan program nuklir pasca perang 2025. Laporan Tulsi Gabbard bantah narasi ancaman nuklir Iran.
Ya, fakta baru terungkap. Intelijen AS Iran merilis penilaian mengejutkan: Teheran tak pernah berupaya memulihkan program nuklir Iran sejak konflik Juni 2025.
Hal itu dikonfirmasi Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard dalam laporan tahunan yang diserahkan ke Kongres, Rabu (19/3/2026).
Menurut dokumen resmi, “Operasi Midnight Hammer” yang menargetkan fasilitas nuklir Iran berhasil menghancurkan infrastruktur pengayaan uranium secara total.
“Pintu masuk fasilitas bawah tanah telah ditutup dengan tanah dan diblokir semen,” tulis Gabbard, menegaskan bahwa ancaman nuklir Iran pasca perang 2025 tak lagi relevan.
Bertolak belakang
Temuan ini bertolak belakang dengan pernyataan Presiden Donald Trump sebelumnya, yang mengklaim Iran “tinggal beberapa minggu” dari senjata atom sebelum konflik meletus.

