“Kami sangat berterima kasih dan bangga atas kehadiran Bung Tara, fasilitas pertama di Indonesia ini, di Banjarbaru. Ini akan menjadi sejarah bagi Pemerintah Kota Banjarbaru,” ujar Nurliani.
Nurliani menambahkan bahwa Bung Tara Station merupakan inisiatif baru dalam penyediaan fasilitas publik yang mendukung pelaksanaan acara-acara besar di Banjarbaru, terutama dalam menjaga kualitas lingkungan.
“Selain ramah lingkungan, fasilitas ini juga berpotensi meningkatkan penerimaan PAD melalui pajak barang dan jasa di sektor kelistrikan,” tambahnya.
Ia juga berbagi pengalaman mengenai tantangan dalam menyediakan listrik untuk acara besar di Lapangan dr. Murdjani yang sebelumnya harus menggunakan generator serta perlengkapan tambahan seperti pasir dan karpet untuk menempatkan mesin tersebut. Dengan adanya Bung Tara, proses ini menjadi lebih sederhana, lebih murah, dan lebih ramah lingkungan.
“PLN telah mewujudkan impian masyarakat, penyelenggara acara, dan Pemerintah Kota Banjarbaru dengan menyediakan Bung Tara ini, yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga lebih ekonomis,” ujar Nurliani dengan bangga.
Peresmian Bung Tara Station ini menjadi bukti nyata sinergi antara PLN dan Pemerintah Daerah dalam memajukan infrastruktur sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. PLN UID Kalselteng berkomitmen untuk terus berinovasi demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat, serta berencana membangun lebih banyak Bung Tara Station di lokasi-lokasi strategis lainnya di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.(Anang Fadhilah)

