Berita Utama

Inilah Alasan Mengapa Lebaran Identik dengan Ketupat dan Opor Ayam

×

Inilah Alasan Mengapa Lebaran Identik dengan Ketupat dan Opor Ayam

Sebarkan artikel ini
opor ayam
Ilustrasi menu Lebaran.

Dalam tradisi, ketupat sering diasosiasikan dengan konsep ngaku lepat, yang berarti mengakui kesalahan, serta laku papat, merujuk pada empat tindakan penting dalam merayakan Lebaran.

Ini menunjukkan bahwa ketupat bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga representasi dari semangat saling memaafkan dan kebersamaan.

Sejarah Opor Ayam

Opor ayam adalah hidangan berbahan dasar ayam yang dimasak dengan santan dan rempah-rempah khas Indonesia.

Makanan ini diyakini merupakan hasil akulturasi dari masakan India dan Arab, yang diperkenalkan ke Indonesia melalui pedagang pada abad ke-16. 

Opor ayam memiliki cita rasa yang kaya dan gurih, menjadikannya sangat populer di kalangan masyarakat.

Seiring waktu, opor ayam telah menjadi bagian integral dari perayaan Lebaran.

Hidangan ini biasanya disajikan bersama ketupat, menciptakan kombinasi rasa yang sempurna.

Dalam konteks budaya, opor juga memiliki makna mendalam; kata “opor” berasal dari istilah apura-ingapura, yang berarti saling memaafkan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *