Sementara itu, derasnya arus keluar asing atau capital outflow dari pasar saham domestik menjadi sentimen negatif penggerak IHSG, yang mana asing mencatatkan net sell Rp1,63 triliun di seluruh pasar.
Dari mancanegara, data ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan belanja konsumen tetap solid menjelang pergantian tahun.
Tercatat, penjualan ritel AS meningkat lebih dari perkiraan pada November 2024, sebagian didukung oleh percepatan pembelian kendaraan bermotor, konsisten dengan momentum kuat dalam ketahanan perekonomian.
Pelaku pasar sebagian besar fokus pada pengumuman kebijakan The Fed pada Rabu (18/12), dan hampir sepenuhnya memperkirakan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin. Keputusan ini akan menandai pemotongan suku bunga acuan tiga kali berturut-turut.
Data Bursa Saham
Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Selasa (17/12), dengan indeks Dow Jones turun sepanjang sembilan sesi beruntun, karena investor mulai berhati-hati jelang pengumuman suku bunga terakhir Federal Reserve (The Fed) tahun ini.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 0,61 persen tau 267,58 poin ke 43.449,90, indeks S&P 500 juga terkoreksi 0,39 persen atau 23,47 poin ke 6.050,61, dan Nasdaq melemah 0,32 persen atau 64,83 poin ke 20.109,0
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 43,27 poin atau 0,11 persen ke level 39.321,41, indeks Shanghai menguat 29,08 poin atau 0,87 persen ke posisi 3.390,57, indeks Kuala Lumpur menguat 2,31 poin atau 0,14 persen ke posisi 1.599,64, dan indeks Straits Times melemah 15,69 poin atau 0,41 persen ke 3.390,57.***

