Berita Utama

Hindari Tawuran, Pos Satkamling RW 12 Pademangan Timur Raih Juara 3

×

Hindari Tawuran, Pos Satkamling RW 12 Pademangan Timur Raih Juara 3

Sebarkan artikel ini
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady menyerahkan hadiah karena meraih juara dalam kompetisi Satkamling se-Jakarta Utara.(Ist)
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Ahmad Fuady menyerahkan hadiah karena meraih juara dalam kompetisi Satkamling se-Jakarta Utara.(Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Amin Asalaf terus mematut-matut diri di depan kaca. Sejak usai shalat Isya warga Pedemangan Timur, Jakarta Utara, itu telah bersiap-siap dengan mengenakan pakaian rapi.

Malam itu, kediaman Amin yang berada di RW 12 akan didatangi jajaran kepolisian dari Metro Jaya dan Polres Jakarta Utara. Sebagai tokoh yang dikenal di kawasan tersebut, ia ikut terlibat dalam acara tersebut.

“Kebetulan malam itu, Rabu (12/2/2025), pejabat kepolisian menyambangi tempat kami guna berdialog seputar keamanan lingkungan,” kata Amin kepada wartawan, pada Sabtu (15/2/2025) di Jakarta.

Memang, Polda Metro Jaya punya gawe keliling seputar Jakarta, di mana kegiatan tersebut diberi nama “Ngopi Kamtibmas”. Kali ini berlangsung di Pos Satkamling RW 2 di Pademangan Timur.

Bukan tanpa alasan, kunjungan petugas ke sana. Belakangan ini memang wilayah Jakarta Utara, kerap terlibat dalam tawuran.

Juga, bermunculan begal motor sehingga mengancam keamanan  pengemudi Ojol (ojek online) di malam hari.

Dalam acara tersebut terlihat kehadiran Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes  Ahmad Fuady. Dari jajaran Polda Metro jaya yang datang berkunjung, antara lain Direktur Intelkam Kombes Dekananto Eko Purwono, 

Kemudian, Direktur Resnarkoba Kombes Ahmad David, Direktur Binmas Kombes Harri Muharram Firmansyah, dan tak lupa berkunjung dan akrab dengan wartawan adalah Kabid Humas Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Selain sejumlah pejabat kepolisian, hadir juga tokoh masyarakat, serta unsur Muspika setempat. 

Acara dimulai pada pukul 19.50 WIB dan Ketua RW 2 mengucapkan terima kasih kepada warganya yang turut aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kombes Harri Muharram, di mana personilnya selalu berinteraksi dengan warga, dalam sambutannya menyoroti tiga isu utama yang kerap terjadi, yakni masalah tawuran remaja, kebakaran akibat kelalaian, dan pencurian kendaraan bermotor. 

“Kami mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap hal tersebut, terutama saat malam hari,” ujarnya.

Di bagian lain, Dekananto menjelaskan fenomena terjadinya tawuran biasanya dipicu oleh keinginan para remaja agar dikenal di Medsos (tampil di media social). 

Pihaknya meminta warga bekerja sama  dengan kepolisian menghindari wilayah Pademang Timur menjadi zona merah.

“Zona merah itu artinya wilayah tersebut berbahaya. Hal ini tentu saja akan berdampak pada keamanan di sini,” ujar Dekananto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *