Berita UtamaViral

Heboh! Video Dugaan Pelecehan oleh Dokter Kandungan Saat USG di Garut, Polisi Lakukan Penyelidikan

×

Heboh! Video Dugaan Pelecehan oleh Dokter Kandungan Saat USG di Garut, Polisi Lakukan Penyelidikan

Sebarkan artikel ini
dokter kandungan cabul
Dokter kandungan bejat diduga raba-raba tubuh pasien (tangkap layar)

KITAINDONESIASATU.COM – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter kandungan di Garut saat melakukan pemeriksaan USG terhadap pasien perempuan.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat dokter kandungan memindahkan alat pemeriksaan USG dari perut bawah ke bagian atas tubuh pasien, sementara tangan kirinya diduga menyentuh area sensitif pasien secara tidak pantas.

Tak pelak, kasus itu langsung menuai kecaman luas dari masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Banyak warganet yang menuntut agar pelaku segera diproses secara hukum dan meminta pihak berwenang bertindak tegas.

Baca Juga  Napoli Hajar Pisa 3-2, Conte Cetak Rekor Sempurna di Liga Italia 2025/26

Menanggapi viralnya video tersebut, Kasi Humas Polres Garut, AKP Susilo Adhi, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima informasi dan tengah berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal untuk menindaklanjuti kasus ini.

“Iya, lagi viral. Saya sedang koordinasi dengan Satreskrim,” ujar Susilo, Selasa 15 April 2025.

Direktur Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, juga menegaskan bahwa penyelidikan telah dilakukan meski hingga saat ini korban belum membuat laporan resmi.

“Belum ada laporan. Sementara kami masih penyelidikan ke tempat yang diduga menjadi TKP dan mencari korban,” jelas Surawan.

Baca Juga  Media AS Ungkap John Herdman Calon Kuat Pelatih Timnas Indonesia

Polda Jabar mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau merasa menjadi korban untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar proses hukum dapat berjalan lebih cepat dan transparan.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyatakan akan melakukan evaluasi terhadap prosedur pemeriksaan di seluruh fasilitas kesehatan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *