KITAINDONESIASATU.COM – Kenaikan harga cabai dan daging ayam ras menjadi faktor utama melonjaknya Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada Ramadhan 2026.
Badan Pusat Statistik melaporkan lonjakan IPH terjadi di berbagai provinsi pada minggu keempat Februari 2026, seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan harga cabai selama bulan puasa.
Harga Cabai Rawit dan Daging Ayam Jadi Pemicu Utama
Rata-rata nasional harga cabai rawit tercatat Rp70.000 per kilogram, bahkan telah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP).
Sementara harga daging ayam ras mencapai Rp41.000 per kilogram. Permintaan tinggi menjelang Ramadhan mendorong kenaikan signifikan di banyak daerah.
Sebanyak 221 kabupaten/kota mengalami kenaikan IPH akibat cabai rawit. Harga tertinggi tercatat mencapai Rp200.000 per kilogram di sejumlah wilayah Papua seperti Kabupaten Nduga, Mappi, dan Intan Jaya.
Daerah dengan Kenaikan IPH Tertinggi
Beberapa wilayah mencatat lonjakan cukup tajam, antara lain:
- Kabupaten Bangka (Sumatera)
- Kabupaten Trenggalek (Jawa) dengan kenaikan IPH 7,5 persen
- Kabupaten Lombok Timur (luar Jawa-Sumatera)
- Kabupaten Situbondo dengan lonjakan IPH cabai rawit 125,9 persen
- Kabupaten Pasuruan dengan kenaikan 115 persen
Meski harga beras relatif stabil secara nasional, sebanyak 114 kabupaten/kota tetap mengalami kenaikan IPH beras.
BPS menegaskan perlunya perhatian khusus di daerah dengan harga di atas HAP guna menjaga stabilitas pangan selama Ramadhan.(*)

