Berita UtamaNews

Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur Meletus, 9 Warga Tewas

×

Gunung Lewotobi Laki-laki Flores Timur Meletus, 9 Warga Tewas

Sebarkan artikel ini
gunung eruspsi
Kondisi rumah warga hancur porak poranda dan sebagian terbakar akibat terkenal lahar panas. foto: tangkapan layar

KITAINDONESIASATU. COM – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, mengalami erupsi yang disertai dentuman keras pada Minggu, 3 November 2024, sekitar pukul 23:57 WITA.

Dari video amatir yang beredar, terlihat sejumlah warga panik dan langsung berhamburan keluar rumah untuk mengungsi ke tempat aman, ketika mendengar suara gemuruh dahsyat disertai getaran panjang.

Sementara abu vulkanik juga mulai turun dan menyelimuti permukiman di sekitarnya.

Selain hujan abu, erupsi juga memuntahkan lava panas dari kawah Gunung Lewotobi, menambah ketegangan warga.

Baca Juga  Prabowo Berharap Pelantikan Presiden 2029 Dilaksanakan di IKN

Dalam peristiwa tersebut, beberapa rumah di Desa Klatanlo, Wulanggitang, juga dilaporkan mengalami kebakaran akibat terpapar material panas dan belerang yang terlontar saat erupsi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur, Avi Manggota Hallan mengatakan akibat peristiwa ini ditemukan 9 orang meninggal telah dievakuasi.

Selain itu beberapa warga dikabarkan terluka akibat terkena sambaran petir dan awan panas dan debu panas, karena gunung memuntahkan lahar panas ke rumah warga.

Sementara para korban meninggal terdiri dari delapan orang dewasa dan seorang anak-anak, kemungkinan korban akan bertambah terus.

Baca Juga  Tragedi Tahun Baru! Petasan Picu Kebakaran di Cilincing, Enam Rumah Ludes

Sejauh ini petugas terus mengumpulkan laporan dari lapangan yang kemungkinan masih ada yang dilaporkan.

Baca juga: Aflah Fajari, Korban Erupsi Gunung Sinabung yang Menjadi Pemimpin

Status Gunung Lewotobi Laki-Laki dari sebelumnya Level III (Siaga), kini telah dinaikkan ke Level IV (Awas).

Erupsi Gunung Lemowotobi Laki-laki ini disertai muntahan lahar panas, pasir dan bebatuan menyebab beberapa rumah terbakar.

Selain itu sekolah dan rumah warga juga terlihat rusak berat hingga rata dengan tanah, begitu juga dengan kendaraan yang parkir di luar juga rusak.

Baca Juga  Aspirasi Komunitas Mengalir, Pemkot Bogor Didorong Percepat Respons Keluhan Warga

Jalan di kawasan itu juga dipenuhi dengan debu vulkanik dan pasir putih yang menutup tebal menutup jalan, warga juga sudah dievakuasi di sekitar Desa Lewolaga. **

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *