Berita UtamaSepakbola

Gol Mengejutkan Ronald Araujo Setelah Pelatih Memasang Jadi Penyerang Barca Unggul 2-1

×

Gol Mengejutkan Ronald Araujo Setelah Pelatih Memasang Jadi Penyerang Barca Unggul 2-1

Sebarkan artikel ini
ronald araujo
Bek asal Uruguay Ronald Arauju secara menyelamatkan Barcelona meraih posisi puncak klasemen sementara La Liga foto: @ronaldaraujo_4

KITAINDONESIASATU.COM – Detik-detik terakhir gol Ronald Araujo dimenit 90+3 membawa kemenangan Barcelona 2-1 atas Ginora pada putaran ke-9 LaLiga, Minggu (19/10/2025) dini hari WIB.

Kemenangan ini sekaligus mengambil alih posisi puncak klasemen sementara yang sebelumnya ditempat Real Madrid dan untuk sementara Barcelona mengoleksi 22 poin sedang Remadrid 21 poin.

Titik balik bermula dari menit ke-82, ketika kedua tim bermain imbang 1-1 pelatih Hansi Flick memasukkan Ronald Araujo untuk menggantikan Marc Casado.

Araujo berposisi sebagai bek, tetapi ia ditempatkan di posisi penyerang agar Barca bisa menambah pemain di kotak penalti lawan.

Strategi berani ini membuahkan hasil yang gemilang, hingga menit ketiga injury time, Frenkie de Jong melepaskan diri dari sisi kanan dan melepaskan umpan silang ke kotak penalti.

Araujo berhasil menerobos masuk, menekan Vitor Reis, dan melepaskan tembakan diagonal kaki kanan hingga membuat kiper Paulo Gazzaniga terpaku di tempatnya saat ia menyaksikan bola masuk ke gawang.

Banyak pemain Girona menutupi wajah mereka dan ambruk di lapangan karena gol terjadi dan ia pun mengungkap penyesalannya.

Araujo melepas kausnya untuk merayakan kemenangan dengan penuh semangat, berlari ke pinggir lapangan untuk berbagi kegembiraan dengan rekan satu tim dan penggemarnya.

Bek Uruguay ini mencetak gol keduanya di La Liga musim ini, setelah mencetak gol dalam kemenangan 3-1 atas Real Oviedo di pekan ke-6 La Liga.

Momen gemilang Araujo membantu Barca untuk sementara menduduki puncak klasemen La Liga dengan 22 poin.

Real Madrid memiliki 21 poin dan akan kembali ke puncak klasemen jika menang atas Getafe pada laga terakhir hari ini, 19 Oktober.

Di Montjuic, pelatih Hansi Flick memainkan striker berusia 17 tahun Toni Fernandez sebagai starter, menggantikan Dani Olmo, Ferran Torres, dan Robert Lewandowski yang absen.

Fernandez hanya bermain satu pertandingan untuk Barca di Copa del Rey musim lalu, dan menjadi pemain kedua kelahiran 2008 yang melakukan debut untuk klub di La Liga musim ini, setelah Dro Fernandez dalam kemenangan atas Sociedad di pekan ke-7.

Barca memulai pertandingan dengan gemilang dan unggul di menit ke-13, Pedri menggiring bola melintasi gawang dan melepaskan tembakan kaki kiri ke sudut gawang.

Bola yang ringan namun berbahaya membuat Paulo Gazzaniga tak berdaya bereaksi, seperti rekan setimnya, Araujo, Pedri mencetak gol keduanya di La Liga musim ini.

Kegembiraan tim tuan rumah hanya bertahan 7 menit, berawal dari sundulan rekan setimnya, Axel Witsel—gelandang Belgia yang pernah bermain untuk Dortmund—secara spontan melompat dan menceploskan bola ke sudut gawang, mengecoh Wojciech Szczesny, dan membantu Girona menyamakan kedudukan.

Kemudian, pertandingan berubah menjadi “balasan” dengan peluang bagi kedua tim. Vladyslav Vanat, Portu, dan Bryan Gil menyia-nyiakan peluang satu lawan satu dengan Szczesny.

Barca juga kurang beruntung ketika Marcus Rashford dan Fermin Lopez membentur tiang gawang, dan Pau Cubarsi gagal mencetak gol di awal babak kedua.

Perbedaan baru terlihat ketika Araujo dimasukkan, namun, sebelum bek Uruguay itu mencetak gol, Flick menerima kartu merah karena mengeluh kepada wasit tentang singkatnya waktu tambahan (4).

Oleh karena itu, pelatih asal Jerman itu tidak akan memimpin pertandingan El Clasico berikutnya di Bernabéu pada 26 Oktober 2025. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *