KKP sebagai salah satu menjadi mitra pemanfaatan teknologi eFeeder ini, telah menyewa sebanyak 422 unit, pada 2024, dengan biaya sewa Rp339.000 per bulan.
Dari Garasi Rumah Sewa
Awalnya, Gibran Huzaifah coba-coba beternak ikan lele sembari kuliah di Bandung. Dari situ ia mendapat pengalaman bahwa tantangan budidaya ikan adalah harga pakan mahal dan tidak efisien bila memberi pakan secara manual.
Pada 2013, ia menciptakan smart feeder, perangkat pemberi pakan otomatis berbasis Internet of Things (IoT).
Perangkat ini mampu mengontrol jumlah pakan berdasarkan kebutuhan ikan. Teknologi ini diklaim mampu menghemat biaya pakan hingga 28 persen dan meningkatkan produktivitas para pembudidaya.
Tergoda dengan untung besar dari inovasi digital, Gibran mendirikan eFishery, sebuah startup yang berfokus pada teknologi akuakultur.
Ia merintis usaha ini dari garasi rumah sewa, sebelum akhirnya berhasil mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar.
Setelah resmi berdiri, para investor terbujuk dengan rayuan eFishery untuk menggelontorkan dana dalam bisnis akuakultur berbasis teknologi tersebut.
Pada 2015/2016, startup ini berhasil mendapatkan pendanaan awal yang memungkinkan mereka memperluas operasional dan mulai memproduksi perangkat secara massal.






