Pakar keamanan nasional Chuck DeVore menjelaskan, teknik “decoupling” bisa redam sinyal seismik uji nuklir, menyulitkan deteksi.
Tapi analis lain menekankan: gempa alami Nevada punya karakteristik shear wave lebih dominan, beda dengan signature ledakan nuklir.
Hingga kini, gempa misterius Nevada belum dikonfirmasi sebagai aktivitas buatan manusia. Pemerintah AS juga belum umumkan rencana uji nuklir skala penuh.
Tim USGS terus pantau investigasi seismik gempa Nevada Area 52. Jika pola berubah, evaluasi ulang akan dilakukan.
Untuk sekarang, warga Nevada diimbau tetap waspada. Spekulasi seismik Nevada boleh ramai, tapi keselamatan tetap prioritas.***


