Penyebab dan Konteks Kebencanaan
Menurut analisis sementara BMKG, gempa ini diperkirakan akibat aktivitas Zona Subduksi Jawa di mana Lempeng Indo-Australia menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Kedalaman 105 km menunjukkan gempa ini berpusat di dalam lempeng (intra-slab), yang umumnya menyebabkan getaran yang dirasakan lebih luas karena sifat rambatannya.
Menurut katalog gempa BMKG, dalam radius 100 km dari episenter hari ini, wilayah Pacitan dan sekitarnya memiliki sejarah kegempaan aktif. Pada 10 Maret 2025, gempa bermagnitudo 4.8 pernah terjadi di zona yang berdekatan.
Wilayah ini juga tercatat pernah diguncang gempa merusak pada masa lalu, seperti gempa bumi Pacitan 1981.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi gempa susulan, meski kekuatannya diperkirakan akan lebih kecil.
Masyarakat diharapkan dapat mengakses informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi BMKG yang sah.***
