Jurnalis Ben Jacobs mengonfirmasi bahwa FIFA memang memangkas tradisi pengumuman individu dalam upacara pra-pertandingan.
Sebagai gantinya, inovasi upacara pra-pertandingan Piala Dunia 2026 akan menampilkan seluruh skuad, bukan hanya starting XI, dengan elemen visual bendera genggam di Piala Dunia 2026.
Reaksi publik terhadap upacara pra-pertandingan ini cukup beragam di tengah persiapan Piala Dunia 2026.
Sebagian penggemar FIFA khawatir inovasi upacara pra-pertandingan Piala Dunia 2026 akan menyebabkan penundaan akibat cuaca panas, sementara yang lain menyambut baik inklusivitasnya.
Berdasarkan data survei penggemar global 2025, lebih dari 65 persen suporter sepak bola modern menginginkan pengalaman stadion yang lebih interaktif .
Respons ini menjadi landasan kuat FIFA menerapkan upacara pra-pertandingan baru, di mana inovasi upacara pra-pertandingan Piala Dunia 2026 dirancang untuk memaksimalkan keterlibatan audiens di Piala Dunia 2026.
Dengan segala perubahan ini, FIFA optimistis upacara pra-pertandingan akan menjadi ikon baru dari Piala Dunia 2026.
Seluruh mata dunia kini tertuju pada bagaimana inovasi upacara pra-pertandingan Piala Dunia 2026 akan dieksekusi di stadion-stadion megah Amerika Utara.***

