KITAINDONESIASATU.COM – Sungai Martapura dua malam terakhir berubah menjadi panggung cahaya. Puluhan jukung berhias lampu warna-warni berlayar di kawasan Siring Menara Pandang, Jalan Pierre Tendean, Banjarmasin Tengah, memeriahkan Festival Jukung Hias Tanglong 2025.
Festival tahunan ini menjadi puncak rangkaian Hari Jadi (Harjad) ke-499 Kota Banjarmasin. Antusiasme warga begitu tinggi, hingga kawasan siring penuh sesak oleh penonton.
“Festival ini adalah panggung kreativitas dan kebersamaan warga. Tepat di ulang tahun kota ke-499, ini jadi momentum kita untuk memperkuat identitas Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai,” kata Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Kamis (25/9/2025).
Menurut Yamin, festival ini memiliki potensi besar sebagai magnet wisata.
“Harapan kita, kegiatan ini terus berlanjut dan bisa semakin dikenal luas, bukan hanya masyarakat lokal tapi juga wisatawan dari luar,” ujarnya.
Dalam ajang kali ini, kategori perahu mesin dimenangkan oleh KC Bank Kalsel sebagai juara pertama. Juara dua diraih Sekretariat Daerah Kota Banjarmasin, dan juara tiga ditempati Dinas PUPR Banjarmasin.
Sementara di kategori non-mesin, juara pertama diraih Hafizh (peserta nomor 14), disusul Muhammad Ridhoni sebagai juara dua, dan Ahmad Sidik sebagai juara tiga.
Selain parade jukung, penonton juga dihibur dengan pertunjukan musik di atas tongkang. Sejumlah artis lokal hingga artis nasional, seperti Puput LIDA dan Risma Bintang Pantura, turut memeriahkan suasana.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Fitriah, menilai festival tahun ini lebih kreatif dan inovatif.
“Padahal acaranya di hari kerja, bukan akhir pekan, tapi penonton tetap membeludak. Siring penuh manusia,” ucapnya.
Menurutnya, dampak festival tidak hanya soal hiburan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Pedagang makanan, jasa parkir, sampai paman kelotok merasakan manfaat. Ini juga menjadi tambahan PAD,” katanya. (Anang Fadhilah)***
