Farhat juga mengingatkan bahwa Denny sempat menyebutkan kata-kata yang dianggapnya sangat menghina, termasuk kata-kata kasar yang menurutnya harus diuji dengan hukum.
Sebagai informasi, perseteruan ini berawal dari komentar Denny terkait kasus Agus Salim dan Novi yang dianggap Farhat sebagai tindakan memecah belah suku Bugis dan Makassar. Denny, yang merasa tidak terima dengan ancaman Farhat, kemudian mengunjungi kediamannya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Setelah berkomunikasi lewat WhatsApp dan memperoleh alamat rumah Farhat, Denny akhirnya datang ke lokasi.
Pada awalnya, Denny sempat terhambat oleh seorang penjaga rumah Farhat, namun setelah berbincang dalam bahasa Bugis, ia diperbolehkan masuk.
Denny pun menanggapi ancaman Farhat melalui unggahannya di Instagram Story, yang menunjukkan bahwa ia datang untuk menuntut klarifikasi terkait ucapan Farhat yang berencana untuk “menghajarnya”. (Aris MP)




Respon (1)