“Dari sudut pandang psikopatologi, dia bukan pasien yang berada dalam kondisi untuk dipulangkan secara medis,” demikian inti keterangan Covelli dalam persidangan.
Menurutnya, kondisi Diego Maradona sebelum meninggal seharusnya membuat sang legenda tetap menjalani pemeriksaan dan perawatan di institusi medis.
Disebut Belum Kembali Sadar Sepenuhnya
Kesaksian Covelli semakin menjadi perhatian ketika ia mengungkap sejumlah gejala yang dialami Diego Maradona.
Maradona disebut mengalami agitasi psikomotor, impulsivitas, mudah tersinggung, hingga kecenderungan untuk mencoba melarikan diri.
Covelli menilai kesadaran sang legenda belum sepenuhnya kembali normal. Kondisi tersebut, menurutnya, berpotensi membuat Maradona membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain.
Karena itu, kondisi Diego Maradona sebelum meninggal disebut membutuhkan pemantauan yang dilakukan secara terus-menerus.






