Sebelumnya, serangan ke markas UNIFIL di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan terjadi pada Minggu (29/3). Serangan itu juga menyebabkan 3 orang lain terluka di mana salah satunya mengalami kritis.
Berdasarkan keterangan Puspen TNI, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL. Dalam kejadian tersebut, Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur.
Sementara tiga prajurit yang terluka ialah Praka Rico Pramudia yang mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan.
Insiden ini mempertegas risiko besar yang dihadapi para penjaga perdamaian di garis depan. Gugurnya sang prajurit menjadi pengingat akan pentingnya stabilitas keamanan global dan komitmen Indonesia yang tidak pernah surut dalam misi kemanusiaan dunia di bawah naungan PBB.(*)


