Jika mampu mempertahankan gelar di New York, Sabalenka akan menjadi wanita pertama sejak Serena Williams (2012–2014) yang sukses menjuarai AS Terbuka secara beruntun.
Statistik menunjukkan Aryna Sabalenka adalah salah satu petenis paling konsisten di level grand slam.
Dalam lima turnamen terakhir, ia berhasil menembus empat final, termasuk kemenangan epik di AS Terbuka 2024.
Namun kali ini, Amanda Anisimova datang dengan motivasi tinggi setelah mengalahkan nama-nama besar. Pertemuan keduanya di final AS Terbuka 2025 akan menjadi ujian mental dan fisik, sekaligus bisa menjadi salah satu duel klasik di dunia tenis.***

