KITAINDONESIASATU.COM – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mendesak Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta seluruh operator telekomunikasi untuk segera memulihkan gangguan sinyal seluler yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pasca-bencana banjir dan longsor.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, Sabtu 29 November menyatakan bahwa putusnya akses telekomunikasi telah mengakibatkan banyak daerah terisolasi, yang sangat menghambat upaya evakuasi, distribusi bantuan, dan koordinasi antaraparat di lapangan.
“Telekomunikasi bukan sekadar layanan komersial, melainkan infrastruktur vital yang menyangkut keselamatan warga,” tegas Dave.
Ia mencatat bahwa gangguan sinyal di daerah terdampak harus segera diatasi dengan langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi lintas sektor. Komisi I meminta Komdigi untuk berkolaborasi dengan operator, menyiapkan alternatif seperti BTS Darurat (Mobile Base Station) atau penguatan jaringan satelit di wilayah yang sulit dijangkau.
Berdasarkan laporan terakhir, ribuan titik layanan telekomunikasi, termasuk ratusan Base Transceiver Station (BTS), dilaporkan down akibat terputusnya aliran listrik dan kerusakan transmisi. DPR menekankan bahwa pemulihan jaringan harus menjadi prioritas utama.
Negara harus hadir memastikan masyarakat di wilayah bencana dapat kembali berkomunikasi demi keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar mereka. Komisi I akan terus melakukan fungsi pengawasan untuk memastikan layanan telekomunikasi di wilayah bencana pulih secepatnya.(*)

