Berita Utama

Doa Saat Mencium Hajar Aswad, Ini Bacaan Lengkapnya!

×

Doa Saat Mencium Hajar Aswad, Ini Bacaan Lengkapnya!

Sebarkan artikel ini
hajar aswad
Jemaah umrah ketika mencium Hajar Aswad. (Foto: Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Hajar Aswad adalah salah satu tempat mustajab di Masjidil Haram. Tentunya yang menunaikan ibadah umrah maupun haji rela hingga berdesak-desakaan berebut ingin menyentuh, mencium hajar aswad.

Lantas doa apa yang dibaca ketika sudah berhadapan langsung dengan Hajar Asawd? Berikut doa yang diberikan sahabat Umar:

عن نافع قال كان بن عمر اذا اراد ان يستلم الحجر قال اللهم ايمانا بك وتصديقا بكتابك وسنة نبيك محمد صلى الله عليه وسلم ثم يصلى على النبي صلى الله عليه وسلم ويستلمه

Artinya: Dari Nafi’, ia berkata, suatu ketika Ibnu Umar akan mengusap Hajar Aswad, ia berdoa: Allahumma imanan bika, wa tasdiqan bi kitabika, wa sunnati nabiyyika Muhammadin Sallallahu alaihi wa sallam. Lalu Ibn Umar membaca shalawat Nabi Muhammad dan mengusap Hajar Aswad (Mu’jam Tabrani, 1783)

Doa ini mengandung arti bahwa mereka yang menyampaikan semua pengakuan imannya di hadapan Hajar Aswad akan dibela di Hari Kiamat nanti. Dengan kata lain, Hajar Aswad menjadi saksi keimanan seseorang. Muncul pertanyaan lanjutan, bukankah Hajar Aswad adalah batu yang mati? Ternyata tidak, karena kelak dibangkitkan.

Hal ini ditegaskan dalam riwayat berikut:

 عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْحَجَرِ وَاللَّهِ لَيَبْعَثَنَّهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَهُ عَيْنَانِ يُبْصِرُ بِهِمَا وَلِسَانٌ يَنْطِقُ بِهِ يَشْهَدُ عَلَى مَنْ اسْتَلَمَهُ بِحَقٍّ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ

Artinya: Dari Ibn Abbas, ia berkata, Rasulullah bersabda terkait Hajar Aswad, Demi Allah, batu ini akan dibangkitkan di Hari Kiamat dengan memiliki dua mata untuk melihat dan lisan untuk berbicara, dia akan bersaksi atas orang yang mengusapnya dengan benar. (Sunan Tirmidzi 884) 

Maksud hadits ini dijelaskan dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi 1659, Hajar Aswad dibangkitkan di Hari Kiamat dalam keadaan memiliki mata dan lisan supaya dia memberikan kesaksian atas orang-orang yang telah mencium dan mengusapnya disertai iman dan mengharap rida Allah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *