KITAINDONESIASATU.COM – Bandara Syamsudin Noor di Kalimantan Selatan kembali menyandang status sebagai bandara internasional. Setelah resmi ditetapkan, pihak pengelola kini mulai menjajaki pembukaan rute penerbangan ke luar negeri.
General Manager Bandara Syamsudin Noor, Khaerul Assidiqi, mengatakan pihaknya telah menjalin komunikasi intensif dengan sejumlah maskapai yang berminat membuka rute internasional dari dan ke Banjarmasin.
“Rute Malaysia dan Singapura jadi yang paling potensial. Antusiasme masyarakat Kalsel terhadap dua negara ini sangat tinggi,” kata Khaerul, Rabu (11/6/2025).
Menurutnya, Malaysia dan Singapura selama ini memang jadi destinasi favorit warga Kalimantan Selatan jika bepergian ke luar negeri. Karena itu, peluang pembukaan rute ke dua negara tersebut dinilai sangat terbuka.
Namun, Khaerul menekankan bahwa rencana ini membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah maupun masyarakat agar konektivitas internasional dari Kalsel bisa terus tumbuh.
“Kalau rute internasional dibuka, efeknya akan positif bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan juga sektor pariwisata di Kalsel,” tambahnya.
Diketahui, status internasional Bandara Syamsudin Noor resmi kembali berlaku berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM 30 Tahun 2025. Penetapan ini dilakukan setelah proses panjang terkait verifikasi kesiapan infrastruktur dan pelayanan bandara.
Penetapan status ini juga merupakan tindak lanjut dari pengajuan resmi Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin kepada Kementerian Perhubungan, yang mendapat dukungan dari berbagai kementerian terkait. (Anang Fadhilah)


