KITAINDONESIASATU.COM – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Dino Patti Djalal, melontarkan pernyataan mengejutkan terkait serangan militer besar-besaran Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada akhir Februari 2026. Dino menduga agresi tersebut merupakan upaya sistematis Presiden Donald Trump untuk mengalihkan perhatian publik dari skandal “Epstein Files”.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu (1/3/2026), Dino mengungkapkan bahwa informasi ini ia peroleh dari koleganya di Washington DC.
Menurutnya, bocornya dokumen terkait jaringan kejahatan seksual mendiang Jeffrey Epstein telah sangat memojokkan posisi pribadi Trump di mata dunia.
“Kasus Epstein Files saat ini semakin merongrong integritas pribadi Presiden Donald Trump,” ujar Dino. Ia menilai skandal tersebut meledak di saat yang bersamaan dengan keputusan Trump meluncurkan operasi “Epic Fury”, yang juga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Selain soal pengalihan isu, Dino juga mengkritik rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator perdamaian di Teheran. Menurutnya, ide tersebut “tidak realistis” mengingat tingginya ego AS sebagai negara adidaya yang sedang fokus penuh untuk menumbangkan rezim Iran.(*)

