Berita UtamaNews

Diduga Kejar Janda di Bojonegoro Pria Muara Enim, Tewas Tertabrak KA di Jalur Tobo-Kalitidu

×

Diduga Kejar Janda di Bojonegoro Pria Muara Enim, Tewas Tertabrak KA di Jalur Tobo-Kalitidu

Sebarkan artikel ini
kecelakaan ka bojonegoro
Ilustrasi kecelakaan KA, petugas mengevakuasi jazad korban yang tertabrak KA Gumarang di Kalitidu, Bojonegoro. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Korban tewas seorang pria yang tertabrak KA Gumarang jurusan Jakarta-Pasar Turi diketahui berinama Indra Saputra (29) warga Desa Gunung Megang Dalam, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan.

Korban ditemukan warga dalam kondisi tewas pukul 06:13 di jalur KA KM 108+12 petak Jalan Tobo – Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Kalitidu Polres Bojonegoro AKP Saefudinuri menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi sudah meninggal dunia pada pagi hari.

Seorang saksi pria Pargono (50) menyaksikan ada seseorang tergeletak di sebelah selatan rel KA tepat di depat PT Kobe, Desa Talok, yang bukan merupakan perlintasan KA.

Saksi yang melihat peristiwa itu langsung melapor ke perangkat desa setempat kemudian diteruskan ke Polsek Kalitidu, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan identifikasi awal.

Korban ditemukan dalam posisi sudah tidak bernyawa, polisi menemukan korban di selokan dekat jalur kereta api berada 10 meter dari titik diduga korban tertabrak KA Gumarang.

Polisi mendeteksi tanda-tanda korban bernama Indra Saputra itu, berjenis kelamin saat ditemukan korban mengenakan hoodie warna cokelat, kaos hitam, dan celana kain warna hitam.

Dari keterangan yang diperoleh dari mantan Kades Talok, Supardi terungkap korban sejak beberapa waktu lalu berada di wilayah tersebut, namun berpindah-pindah, tanpa berkendara.

Menurut ceritanya pria ini terlihat mondar-mandir berjalan di pinggiran rel KA dari Kalitidu ke Talok dengan berjalan kaki.

Menurut warga pria ini sempat tinggal sementara di sebuah teras di warung dekat lokasi kejadian.

Bahkan ia sempat mendapatkan tawaran pekerjaan dari warga agar memiliki penghasil dan bisa pulang kampung di Sumatera Selatan.

Pria bertahan di desa itu diduga karena persoalan asmara, seorang warga mengungkapkan jika ia sedang mengejar seorang janda tetangga desa di lokasi kejadian, namun tidak berhasil.

Jenazah korban saat ini langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Sosodoro Djatikoesomo untuk proses autopsi oleh tim identifikasi Satreskrim Polres Bojonegoro.

Dari hasil sidik jari korban diketahui korban bernama Indra Saputra kelahiran Gunung Megang, 25 November 1997, petugas tidak menemukan identitas KTP dari diri korban.

Petugas menemukan sebuah ponsel dengan foto seorang perempuan di bagian belakang serta uang tunai sebesar Rp22 ribu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *