KITAINDONESIASATU.COM – Program makan bergizi gratis direncanakan akan dimulai pada tahun 2025, dan dapur umum untuk program ini kemungkinan besar akan dikelola oleh desa.
“Kami sedang melakukan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan akan segera menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait program makan bergizi gratis, yang juga akan melibatkan desa,” ujar Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, sebagaimana dikutip Minggu 29 Desember 2024.
Yandri menjelaskan bahwa pengelolaan dapur umum dalam program ini bisa dilakukan oleh desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang dapat membantu meningkatkan perekonomian di desa-desa di seluruh Indonesia.
“Badan Gizi Nasional bisa menyewa dapur umum yang dibangun oleh BUMDes. Ini akan menjadi salah satu sumber pendapatan bagi desa, yang pada gilirannya akan mendukung perputaran ekonomi desa,” jelasnya.
Dalam program makan bergizi gratis, Yandri juga menyebutkan rencana pembentukan desa tematik untuk mendukung penyediaan bahan pangan.
Fokus program ini tidak hanya pada pemenuhan karbohidrat, tetapi juga pada penyediaan protein dan vitamin yang seimbang.
“Kami akan memetakan 75 ribu desa sesuai dengan potensi yang ada untuk menjadi desa tematik,” tambahnya.
Pengembangan desa tematik ini, menurut Yandri, bisa dibiayai dengan dana desa.


