Kekerasan dan Intimidasi Terhadap Demonstran
Banyak aksi protes yang dimulai secara damai, namun sering berakhir dengan kekerasan.
Di Jakarta, beberapa mahasiswa dari Universitas Indonesia terluka dalam bentrokan dengan aparat keamanan saat mereka mencoba memasuki gedung DPR untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Tiga mahasiswa harus dirawat di rumah sakit akibat luka yang mereka alami selama demonstrasi.
Amnesty International Indonesia mengecam keras tindakan kekerasan dan intimidasi yang dialami oleh demonstran, aktivis, dan jurnalis selama aksi ini.
Mereka menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia.
Tindakan Aparat Keamanan yang Kontroversial
Untuk membubarkan massa, aparat keamanan menggunakan berbagai cara, termasuk gas air mata dan pemukulan.
Ketegangan semakin meningkat ketika demonstran melakukan tindakan provokatif seperti melempar petasan dan kembang api ke arah gedung dewan.
Di Bandung, demonstrasi juga berakhir ricuh, dengan massa menyerang fasilitas umum dan melukai wartawan yang sedang meliput kejadian tersebut.


