Menurut Dedie, langkah menanam pohon di bantaran sungai menjadi simbol rasa terima kasih sekaligus upaya menjaga kelestarian alam. Ia mengapresiasi peran Yayasan Elshinta Peduli Kemanusiaan yang telah menginisiasi gerakan ini dan menyebutnya sebagai langkah luar biasa.
“Kita terus ingatkan masyarakat, mudah-mudahan kesadaran warga meningkat. Program bersih-bersih ini menambah kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, melestarikan, dan memelihara sungai, membuat suatu saat sungai-sungai ini jernih,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Radio Elshinta, Haryo Ristamaji, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Pemerintah Kota Bogor. Ia menilai kerja sama lintas pihak sangat penting untuk mendorong lahirnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga sungai sebagai sumber kehidupan.
“Kami berterima kasih kepada Pemkot Bogor yang sudah sangat responsif atas kolaborasi ini. Karena tanpa kolaborasi, kita gak akan bisa dapat suatu gerakan campaign yang kaitannya masalah sungai,” kata Haryo.
Ia berharap kegiatan ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak agar ikut tergerak menjaga kebersihan dan kelestarian sungai. Sebab, menurutnya, kesadaran menjaga sungai tak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. (Nicko)

