KITAINDONESIASATU.COM – Cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Jawa Timur kembali menimbulkan duka.
Seorang nelayan asal Kabupaten Pasuruan dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat melaut di perairan Kabupaten Sidoarjo.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan bahaya melaut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Petir Menyambar Saat Melaut di Cuaca Ekstrem
Korban diketahui bernama M Sani, nelayan berusia 34 tahun asal Desa Sungi Wetan, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
Kejadian nahas tersebut berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, sekitar pukul 18.00 WIB di Perairan Katingan, kawasan Tlocor, Sidoarjo. Saat itu, korban bersama dua rekannya tengah mencari kepiting dengan perahu kecil.
Awalnya, mereka berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB dengan kondisi cuaca yang masih relatif aman.
Namun, setibanya di lokasi, cuaca berubah drastis. Hujan lebat turun disertai angin kencang dan sambaran petir yang cukup intens di sekitar perairan.
Dalam kondisi hujan deras, korban yang saat itu mengemudikan perahu tiba-tiba tersambar petir. Sambaran tersebut membuat korban terjatuh di dalam perahu dan tidak sadarkan diri.

