KITAINDONESIASATU.COM – Departemen medis Al-Nassr secara resmi mengonfirmasi situasi klinis striker Cristiano Ronaldo mengalami cedera otot betis atau cedera hamstring memerlukan perawatan khusus dari staf kepelatihan, Kamis (5/3/2026).
Gajala fisisk Ronaldo muncul saat pertandingan melawan AL-Fayha dengan kemenangan 3-1, tetapi bintang asal Portugal itu meninggalkan lapangan rumput dengan kesakitan, peristiwa itu terjadi pada menit-menit babak terakhir dalam perselisihan bola di akhir pertandingan.
Luis Castro pelatih tim mengambil sikap sangat hati-hati terkait penggunaan bintang asal Portugal diputara berikutnya Liga Pro Saudi, pertgantian pemain pada menit ke-81 bukan sekadar tidnakan taktis melainkan kebutuhan fisik agar tidak memperburuk situasi dan kondisi pemain membuat sang atlet absen hingga sisa musim.
Manajemen Ronaldo kini berfokus pada pertemuan antara tim teknis dan ahli fisiologi klub, kemudian dilakukan CT Scan hingga MRI mendetail, meski cidera tidak terlalu serius namun Ranaldo memerlukan waktu istirahat total dari aktivitas benturan utuk pemulihan otot, diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan antara dua hingga empat minggu ke depan untuk menjaga kondisi fisiknya.
Cedera ini disinyalir terjadi karena kelelahan otot mengingat ia bermain sudah sangat banyak diusia 41 tahun, namun tim medis berusaha memastikan pulih sebelum Piala Dunia 2026 dimulai pada Juni 2026.
Akibat cedera yang dialami CR& membuat dirinya absen dalam beberapa pertandingan Liga Pro Saudi, namun diharapkan tidak mengancam partisipasinya di Piala Dunia 2026.
Al Nassr merapkan strategi yang obyektif dengan mengorbankan kehadiran nomor punggung 7 di laga-laga kejuaraan selain untuk menjamin performa maksimalnya diputara grand final.
Di sisi lain bertujuan memiliki Cristiano Ronaldo dalam kondisi ideal baik fisik maupun klinis untuk bersaing memperebutkan gelar Copa melawan rival utamanya Al-Hilal dianggap prioritas mutkal musim ini bagi Al Nassr. **

