“Semoga seminar ini menghasilkan rumusan akademik yang kuat, sehingga pengusulan K.H. Anwar Musaddad sebagai Pahlawan Nasional dapat berjalan maksimal,” ucapnya.
Hanif menekankan bahwa proses pengusulan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, akademisi, tokoh masyarakat, hingga media.
“K.H. Anwar Musaddad adalah ulama besar yang lahir, tumbuh, dan berjuang dari tanah Garut. Beliau bukan hanya pendidik dan penggerak pesantren, tetapi juga pejuang yang mengabdikan tenaga serta pikirannya untuk kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh peserta seminar untuk meneladani sosok K.H. Anwar Musaddad yang menggabungkan ilmu, iman, dan pengabdian pada bangsa.
Melalui seminar ini, diharapkan lahir sebuah rumusan akademik yang solid sebagai dasar penguatan naskah usulan K.H. Anwar Musaddad untuk ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional dari Jawa Barat.***



