“Tanaman seharusnya berbunga pada tahun 2023, tetapi mengalami keterlambatan. Kemungkinan umbi terkena hama atau penyakit dan membutuhkan waktu untuk pulih,” kata Destri, Rabu (19/2/2025).
Penyerbukan buatan
Saat ini, Kebun Raya Cibodas memiliki 11 nomor spesimen tanaman bunga bangkai.
Untuk meningkatkan jumlah koleksi dan sebagai tanaman cadangan, pihak kebun raya melakukan penyerbukan buatan.
Hal ini dilakukan karena bunga bangkai yang ada di kebun raya tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri.
“Di luar habitat aslinya, tanaman ini tidak bisa penyerbukan sendiri karena hanya ada satu tanaman. Namun, di habitat aslinya, tanaman ini memiliki banyak teman yang mekar bersamaan, sehingga penyerbukan alami terjadi dengan bantuan serangga,” tambah Destri.
Penyerbukan buatan bertujuan untuk melestarikan dan mengonservasi tanaman bunga bangkai serta mendukung penelitian lebih lanjut.
Bunga bangkai memiliki keunikan tersendiri, yaitu bau khas yang menyerupai bangkai dan perbungaan yang sangat besar, menjadikannya sebagai “the giant inflorescent in the world.”
Tanaman ini memiliki perbungaan menjulang tinggi dengan tongkol bunga yang dikelilingi oleh seludang bunga (spatha) yang berwarna merah hati saat mekar.



