KITAINDONESIASATU.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membuka posko untuk mengidentifikasi korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat. Mereka pun mulai menerima data antemortem atau data pembanding dari keluarga korban yang terus berdatangan ke RS Polri Kramat Jati.
DVI Vice Commander, Kombes Ahmad Fauzi mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan posko untuk identifikasi korban kebakaran Glodok Plaza.
“Nantinya, data antemortem yang diberikan pihak keluarga yang kehilangan kerabatnya akan dicocokkan dengan korban. Saat ini laporan antemortem diterima oleh Biddokkes Polda Metro Jaya,” kata Kombes Fauzi, Jumat (17/1).
Dikatakan Kombes Fauzi, di Posko Antemortem ini keluarga akan menyerahkan data pembanding sidik jari korban. Itu bisa didapat dari dokumen seperti ijazah, rekam medis pemeriksaan gigi atau foto gigi geligi korban, dan sampel DNA. “
“Nantinya data pembanding sidik jari, gigi, dan DNA antemortem diberikan pihak keluarga akan dicocokkan dengan data postmortem dari jenazah korban kebakaran Glodok Plaza,” ungkap Kombes Fauzi.
Hingga Jumat (17/1) pagi, tercatat sudah ada lima jenazah korban kebakaran Glodok Plaza yang dibawa ke Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi. (*)

