Alasannya sederhana: pengungkapan awal jaringan narkotika seringkali bermula dari operasi tertutup (covert operation). Jika teknik ini baru boleh dipakai di tahap penyidikan, momentum penting bisa terlewat.
Perpanjangan Waktu Penangkapan: Butuh Fleksibilitas
Soal durasi penangkapan, BNN meminta ketentuan dikembalikan ke skema 3×24 jam, dengan kemungkinan perpanjangan another 3×24 jam.
Pertimbangannya? Jaringan narkotika modern sangat rumit dan terputus-putus. Proses pengungkapan butuh waktu lebih panjang untuk menelusuri mata rantai hingga ke aktor utama.
Terobosan untuk Penyalahguna: Dari LD50 ke “Unit Dosis Harian”
Poin paling progresif dalam usulan BNN adalah perubahan ambang batas (threshold) penentuan status penyalahguna.
Selama ini, standar biologis LD50 (Lethal Dose 50%) sering jadi acuan. BNN mengusulkan penggantinya: “Unit Dosis Harian”, yaitu kisaran 1-3 hari konsumsi.
Tujuannya jelas: memastikan pengguna narkoba mendapatkan hak rehabilitasi, bukan justru dipidana sebagai pengedar. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip health-based approach yang diadopsi banyak negara dalam penanganan penyalahgunaan zat.

