KITAINDONESIASATU.COM – Petugas Polres Jakarta Utara bertindak cepat dengan memburu 6 penjahat yang merampok pasangan suami-istri (pasutri) saat terjebak macet di Tol Akses Tanjung Priok. Hasilnya, satu pelaku ditangkap dan lima lainnya masih dikejar.
Tersangka yang dibekuk M. Ali Sanda merupakan otak pelaku dan pembawa senjata tajam jenis clurit untuk menakuti korbannya. Sedang lima pelaku lainnya berinisial Aj, An, Te, Am dan Ci masih dalam pengejaran.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Ahmad Fuady menyatakan, pihaknya masih memburu pelaku lain yang merupakan satu komplotan.
Peristiwa perampokan pasutri tersebut terjadi pada Jumat (3/1) sore. Pasutri tersebut diserang saat terjebak macet. Pelaku perampokan mengacungkan senjata tajam saat mengadang mobil korban.
Meski lalu lintas sedang ramai, pelaku tidak takut dan tetap merampok pasutri tersebut dengan cara mendekati mobil korban dan mengancam pakai clurit. Ini membuat pengendara resah dan khawatir apalagi para pelaku melengakapi senjata tajam untuk menakuti korbannya.
Ternyata tak hanya satu mobil saja yang menjadi incaran, usai merampok HP milik korban, kawanan ini menghentikan mobil lain dan menggasak tas isi pengendara mobil Granmax.
Sopir Granmax mencoba melawan namun langsung dibacok hingga mengalami luka di punggung.
“Korban pulang kerja naik mobil Grandmax. Saat keluar tol korban dihampiri oleh satu orang pelaku memaksa meminta uang kepada korban. Kemudian datang tiga orang teman pelaku membawa senjata tajam,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi.(*)

