Berita Utama

Berikut Daftar 8 Korban Tewas Bus Wisata Warga Jember Rem Blong usai Berwisata dari Gunung Bromo

×

Berikut Daftar 8 Korban Tewas Bus Wisata Warga Jember Rem Blong usai Berwisata dari Gunung Bromo

Sebarkan artikel ini
kecelakaan bromo
Kondisi bus wisata asal Jember yang kecelakaan usai dari berwisata ke Bromo menewaskan 8 orang, Minggu (14/9/2025). foto: dokumentas polres probolinggo

KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan mengerikan Bus Bina Sehat Jember terjadi Jalur Wisata Bromo Jalan Raya Sukapura Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo (14/9/2025) menewaskan 8 orang penumpang.

Peristiwa kecelakaan diduga dipicu akibat rem blong saat melintas ruas Jalan Raya Sukapura sehingga bus yang mengangkut 55 penumpang melaju tak terkandali hingga menghantam pagar rumah warga dan terperosok di parit.

Akibat kecelakaan itu sedikitnya 8 orang yang ada di dalam bus tewas di tempat kejadian dan setelah di rawat di rumah sakit serta puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka berat dan ringan.

Dari data yang diperoleh korban meninggal dalam kecelakaan maut itu adalah sebagai berikut:

  1. Hendra Pratama, 37, warga Kaliwates, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
    ⁠2. Wardatus Soleha, 35, warga Dusun Krajan, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  2. ⁠Aiza Fahrani Agustin, 7, warga Kecamatan Pati, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  3. ⁠Bela Putri Kayla Nurjati, 10, warga Gerbang Tengah, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  4. ⁠Hesti Purnama Wreda Naya, 39, warga Pancakarya, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  5. ⁠Afti Wibowo Wati, 35, warga Glundengan, Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  6. ⁠Nasha Askiya Nayyara, 14, warga Jember (RSUD dr Mohamad Saleh Probolinggo)
  7. Dessy Eka Agustin, 33, Kecamatan Jenggawah, Jember (RSUD Tongas)

Sementara Kasat Lantas Polres Probolinggo, AKP Safiq Gendira mengatakan kecelakaan diduga akibat masalah di sistem pengereman sehingga kendaraan yang melaju tak bisa dikendalikan, meski demikian pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan lain dari peristiwa itu.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 12:00 WIB saat itu bus P 7221 UG dikemudikan Albahri (59) warga Gladak, Pakem Sumbersari, Jember itu turun dari kawasan wisata Gunung Bromo.

Bus yang melaju dari wisata Bromo melaju tak terkendali hingga pengemudi membanting setir ke kanan hingga menabrak pembatas jalan kemudian menabrak seorang kurir paket yang mengendarai sepeda motor Honda Beat N 2856 OE sedang parkir, sepeda motor disasak bus yang melaju tak terkendali sementara pengemudinya dikabarkan selamat dari maut.

Bus terus melaju hingga akhirnya berhenti setelah bus menabrak pagar rumah penduduk kemudian terganjal parit yang ada di pinggir jalan raya di depan rumah penduduk.

Akibat kecelakaan itu membuat 6 orang meninggal dunia di lokasi kejadian sekitar pukul 14:00 WIB, kemudian dalam perkembangannya sekitar pukul 15:00 WIB koban meninggal bertambah menjadi 8 orang.

Seluruh korban meninggal dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr Mohammad Saleh, Kota Probolinggo dan RSUD Tongas Probolinggo, sementara korban selamat luka-luka dievakuasi ke Puskesmas Lumbang dan Puskesmas Sukapura serta RSUD dr Mohamad Salah.

Dari informasi yang diperoleh setidaknya ada 15 penumpang luka berat ringan saat ini dalam perawatan di RSUD dr Mohamad Salah Kota Probolinggo, jumlah itu belum termasuk yang di rawat di Puskesmas Lumbang dan Sukapura.

Menurut Kasat Lantas Polres Probolinggo proses evakuasi dalam kecelakaan itu berlangsung dramatis melibatkan petugas medis, polisi dan relawan dan melibatkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jatim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sementara bangkai bus kini telah dievakuasi menggunakan derek karena kondisi setengah badan kendaraan masuk ke dalam parit di depan rumah warga.

Petugas polisi kembali mengingatkan kepada para pengendara sebelum melakukan perjalanan agar memeriksa seluruh kendaraan termasuk sistem pengereman yang sangat vital dalam mengendalikan kendaraan.

Apalagi kendaraan digunakan untuk menyusuri rute kawasan Wisata Gunung Bromo yang penuh dengan tikungan tajam, tanjangan dan turunan yang ekstrem diperlukan kendaraan yang benar-benar prima agar aman dikendarai di kawasan ini. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *