Berita UtamaLifestyle

Berikut Amalan Sunah sebelum dan sesudah Sholat Idul Fitri

×

Berikut Amalan Sunah sebelum dan sesudah Sholat Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Tata Cara Sholat Idul Fitri yang Benar (Pixabay/Anggia Giscka Ganesya)
Ilustrasi.

KITAINDONESIASATU.COM – Sholat Idulfitri atau sholat Id dianjurkan untuk dikerjakan umat Islam di Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Sholat dijerkana dua rakat secara berjamaah dan ada khutbah setelahnya.

Meski begitu, sholat Id boleh dilakukan secara munfarid (sendiri) di rumah apabila terlambat datang ke lokasi shalat Id berjamaah. Shalat Id sendiri lebih baik daripada tidak sama sekali.

Namun, sebelum melaksanakan sholat ada amalan sunah yang bisa kamu lakukan sebelum atau sesudah sholat Idulfitri agar ibadahmu semakin afdal. Berikut amalannya:


1. Mandi dan menyucikan diri
Sebelum melaksanakan sholat Idulfitri, kita dianjurkan untuk mandi dan menyucikan diri atau berwudhu sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah SAW. Hal ini diriwayatkan hadits dari Ibnu Abbas RA yang berbunyi:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَغْتَسِلُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الأَضْحَى.

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa mandi pada hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.” (HR. Ibnu Hibban)

2. Memakai pakaian terbaik dan wewangian
Sebelum melaksanakan shplat Id, dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik dan menghias diri atau berdandan. Selain itu, dianjurkan juga untuk memakai wewangian. Hal ini merupakan salah satu ajaran Rasulullah SAW sebagaimana dikatakan oleh Ibnul Qayyim bahwa “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar ketika sholat Idulfitri dan Idul Adha dengan pakaiannya yang terbaik”.

3. Makan sebelum melaksanakan salat Idul Fitri
Berbeda dengan sholat Idul Adha, sebelum melaksanakan sholat Idulfitri dianjurkan untuk makan terlebih dahulu. Hal ini dianjurkan karena pada hari Raya Idul Fitri umat Islam tidak lagi melaksanakan ibadah puasa seperti saat bulan Ramadan. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لاَ يَغْدُو يَوْمَ الْفِطْرِ حَتَّى يَأْكُلَ وَلاَ يَأْكُلُ يَوْمَ الأَضْحَى حَتَّى يَرْجِعَ فَيَأْكُلَ مِنْ أُضْحِيَّتِهِ

“Rasulullah SAW biasa berangkat Sholat Ied pada hari Idulfitri dan beliau makan terlebih dahulu. Sedangkan pada hari Idul Adha, beliau tidak makan lebih dulu kecuali setelah pulang dari Shalat Ied baru beliau menyantap hasil qurbannya.”

4. Mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan pulang dianjurkan sesuai dengan Hadis Nabi Muhammad SAW

Saat pergi menuju tempat salat Idulf itri atau pulang dari tempat sholat Idulfitri, kita dianjurkan untuk melewati jalan yang berbeda. Hal ini dimaksudkan agar saat pergi atau pulang kita bertemu dengan lebih banyak orang untuk bersilaturahmi. Selain itu, kita dianjurkan untuk berjalan kaki menuju tempat salat Idul Fitri. Hal ini diriwayatkan oleh ibnu Jabir melalui hadits yang berbunyi:

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا كَانَ يَوْمُ عِيدٍ خَالَفَ الطَّرِيقَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘ied, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.”

Serta hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَخْرُجُ إِلَى الْعِيدِ مَاشِيًا وَيَرْجِعُ مَاشِيًا

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘ied dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki”.

Demikialah amalan sunah sebelum dan sesudah sholat Idulfitri. Mohon Maaf Lahir Bathin. (*)



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *