Berita Utama

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online China-Kamboja, Raup Ratusan Miliar Rupiah Setahun

×

Bareskrim Ungkap Jaringan Judi Online China-Kamboja, Raup Ratusan Miliar Rupiah Setahun

Sebarkan artikel ini
judi online
Ilustrasi judi online (Istimewa)

KITAINDONESIASATU.COM – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri berhasil membongkar jaringan judi online internasional yang beroperasi dari China dan Kamboja, dengan omzet fantastis mencapai ratusan miliar rupiah dalam kurun waktu satu tahun. Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberantas praktik judi online yang merugikan masyarakat.

Dalam pengungkapan kali ini petugas menggerebek tiga lokasi yang menjadi markas di Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Untuk menjalankan aksinya para pelaku menyiapkan 2.648 kartu perdana disita sebagai barang bukti. Polisi mencokok 22 orang sebagai tersangka.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Brigjen Djuhandani mengatakan, tersangka dalam kasus ini menjalankan situs judol Tanjung899 dan Akasia899. Mereka menggunakan ribuan kartu perdana untuk promosi besar-besaran melalui WhatsApp dan Telegram.

“Dari penindakan tersebut, tim mengamankan 22 orang tersangka dan barang bukti berupa 354 unit handphone dari berbagai merek dan tipe, 1 unit mobil, 23 set komputer dengan CPU. 1 unit modem, 2.648 kartu perdana dari berbagai provider, 5 buah buku tabungan, 18 kartu ATM, 8 buah laptop, 9 flashdisk, 11 router WiFi,” kata Brigjen Djuhandani kepada wartawan, Jumat (18/7/2025).

Modus operandi yang digunakan jaringan ini sangat terstruktur, mulai dari promosi besar-besaran melalui media sosial hingga penggunaan server di luar negeri untuk menyulitkan pelacakan. Dana hasil kejahatan ini kemudian dicuci melalui berbagai transaksi perbankan lintas negara seperti kripto dan lainnya.

Kerugian yang ditimbulkan tidak hanya finansial bagi para korban, tetapi juga dampak sosial yang luas. Polri terus mengimbau masyarakat untuk tidak tergiur dengan tawaran judi online dan akan terus menindak tegas para pelaku demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *