KITAINDONESIASATU.COM – Bank Indonesia (BI) memperkirakan nilai tukar atau kurs rupiah sebesar Rp15.825 per dolar AS pada triwulan IV tahun 2024 ini.
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo, sejauh ini rata-rata nilai tukar itu pada triwulan III adalah Rp15.789. Kemudian secara keseluruhan untuk tahun ini di triwulan IV Rp15.825.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga stabilitas dari nilai tukar rupiah sebagai mandat kami,” katanya dalam Rapat Kerja dengan Komisi XI DPR RI.
Dia menjelaskan, nilai tukar rupiah relatif stabil di tengah gejolak global yang terus berlanjut, sesuai dengan komitmen kebijakan moneter Bank Indonesia untuk terus melakukan intervensi di pasar.
Selain itu juga optimalisasi dari instrumen moneter Sekuritas Rupiah Bank Indonesia untuk menarik aliran masuk portfolio asing dan menjaga imbal hasil rendahnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
Ia juga menyoroti adanya potensi mata uang dolar AS akan kuat, suku bunga AS akan tetap tinggi dan perang dagang berlanjut.
Perkembangan tersebut turut berdampak terhadap negara-negara emerging market termasuk Indonesia, yang dapat memberikan tekanan terhadap nilai tukar, arus modal dan ketidakpastian di pasar keuangan.
Inflasi
Namun di sisi lain, Perry menuturkan kinerja perekonomian nasional tetap terjaga baik. Inflasi tetap rendah dan terjaga dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen.

