KITAINDONESIASATU.COM – Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 berada di angka 4,8%. Angka ini tercantum dalam laporan East Asia and Pacific Economic Update edisi Oktober 2025 yang dirilis baru-baru ini.
Proyeksi 4,8% ini menandai sedikit kenaikan dari estimasi Bank Dunia sebelumnya, namun masih berada di bawah target pertumbuhan pemerintah yang seringkali mengincar level 5% atau lebih. Angka pertumbuhan ini juga terlihat tertinggal jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Filipina (5,3%) dan Vietnam (6,6%).
Bank Dunia mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah ketidakpastian global, meskipun terdapat risiko dari perlambatan pertumbuhan ekonomi negara maju G7. Untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi pada tahun 2045, Bank Dunia menyarankan Indonesia untuk mempercepat laju pertumbuhan hingga setidaknya 6%.
Salah satu faktor kunci yang disoroti Bank Dunia untuk jangka panjang adalah pentingnya reformasi struktural, seperti mengurangi dominasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan membuka persaingan pasar guna meningkatkan efisiensi dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas.
Selain itu, investasi dan konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama perekonomian domestik. Sebelumnya pemerintahan Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen demi kemajuan bangsa Indonesia. (*)
